Cinta Itu Kepercayaan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Bismillaahirrahmaanirrahiim



Bulan Juni merupakan bulan bersejarah bagi kehidupan saya. Selain karena bulan kelahiran orang tua saya (Mama-Ayah lahir pada bulan ini), di bulan ini saya diberi kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah, mulai dari Kota Jakarta - Yogyakarta - Semarang. Alhamdulillah, perjalanan tersebut difasilitasi kantor, jadi saya tidak mengeluarkan biaya sedikit-pun. Ada situs paling menarik yang ingin saya bahas di sini. Saya baru pertama kali mengunjungi tempat tersebut dan mengetahui cerita sebelumnya dari sebuah buku. Buku milik seseorang yang pada saat itu saya hanya membaca sekilas saja. Rupanya, saya diberi kesempatan untuk melihat pertunjukkan langsung sendratari 'Ramayana' di arena Candi Prambanan pada tanggal 16 Juni 2014.


Ramayana Ballet ini diselenggarakan di panggung terbuka Candi Prambanan yang dipentaskan setiap hari, mulai jam 19.30 - 21.30 WIB. Ada yang terbagi menjadi bab episode dan bab keseluruhan dalam setiap harinya. Kebetulan pada hari Senin lalu, saya mendapatkan bab episode terakhir dari cerita Ramayana, "Api Suci Dewi Shinta." Tari kolosal ini dipersembahkan oleh sekitar 200 penari dengan lemah gemulai. Pemandangan malam hari dengan latar belakang Candi Prambanan, menambah eksotik cerita. Saya menerka-nerka dari mimik wayang orang yang berperan sebagai apa dari bahasa tubuh mereka. Lantunan gamelan menggema dengan narasi berbahasa Jawa menceritakan alur cerita Rama-Shinta. Dengan sedikit gambaran dari brosur cerita yang dibagikan, saya semakin paham sendratari yang disajikan. Cerita Ramayana ini sangat menyentuh perasaan saya. Yap, pelajaran tentang kepercayaan dari Rama-Shinta. Berikut, saya uraikan gambaran cerita kemarin, ya (sumber dari brosur).
Di taman Argasoka Shinta tak henti-hentinya mencucurkan air mata menghadapi bujuk rayu serta keganasan Rahwana yang tak tertahankan di mana setiap hari raja raksasa itu mendekatinya, ia menghindari dengan rasa muak. (Shinta sudah lama menjadi tawanan lama Rahwana).
Karena Shinta terus-menerus menolaknya, Rahwana memanggil raksasa yang menjinjing 2 kepala manusia yang merupakan tiruan dari kepala Rama dan Laksmana (adik Rama). Melihat hal itu, Shinta pingsan mendadak. Tetapi Trijata mengetahui tipu muslihat itu dan mengatakan kepada Rahwana bahwa ia pengecut kecuali ia benar-benar mampu membawa kepala Rama dan Laksmana. Rahwana menjadi berang dan dengan perasaan malu, ia segera maju medan perang. Medan peperangan bagaikan arena pembantaian di mana mayat-mayat saling bertindihan. Ketika Rahwana mendapatkan seluruh saudaranya telah tewas, ia menjadi nekat segera berhadapan dengan Rama.
Dua seteru yang sama-sama tangguh itu dianugerahi kekuatan gaib serta senjata ampuh yang menakjubkan. tetapi panah Rama mengakhiri hidup Rahwana yang penuh angkara murka. Dengan demikian, kebaikan selalu mengalahkan kejahatan. Wibisana, adik Rahwana yang diusir karena tindakan kakaknya, dinobatkan menjadi Raja Alengka.
Diiringi Trijata, Shinta keluar menemui Rama. Tatkala Rama melihat Shinta, ia menjadi ragu akan kesucian isterinya karena telah begitu lama berada di dalam tawanan Rahwana. Trijata membela Shinta dan marah kepada Rama karena telah meragukan kesucian dan kesetiaan isterinya.
Sebaliknya, Shinta yang sangat terbuka hatinya karena keraguan dan penolakan Rama, malah membuktikan kesucian dirinya. Ia meminta agar sebuah api unggun raksasa dibuat untuknya di mana ia akan terjun ke dalamnya. Bila ia tetap hidup, hal itu akan membuktika kesuciannya. Sebaliknya, bila ia telah ternoda, maka api akan menghanguskannya. Trijata memohon dengan sangat kepada Wibisana agar membatalkan maksud gila itu, namun tidak berhasil. Sementara itu, Rama memanjatkan do'a. Shinta kemudian terjun ke dalam nyala api suci. Ajaibnya, ia tidak sedikitpun terluka dalam kobaran api tersebut.
Untuk meyakinkan semuanya tentang tindakan pensucian itu, Brama Sang Dewa Api sendiri turun lalu menyerahkan Shinta kepada Rama. Demikianlah mereka bersatu kembali dalam kebahagiaan untuk selama-lamanya. ** 
Ada dua versi akhir cerita sebenarnya. Kalau cerita Rama-Shinta yang diadopsi oleh Indonesia mengambil cerita happy ending. Berbeda dengan cerita asli dari India, yang konon ceritanya sad ending. Yap, apapun akhir ceritanya, saya mengambil pelajaran hikmah dari cerita wayang ini. Kesucian cinta akan mampu dijaga oleh orang-orang yang percaya. Besarnya cinta seseorang akan menjadi 'nol' tatkala tidak ada unsur kepercayaan di dalamnya. Akan menjadi rapuh sendirinya karena tidak mempercayai orang yang dicintai. Saya jadi ingat dengan tulisan blog saya sebelumnya tentang cerita Rama-Shinta juga (link). Di sana ada kutipan dari Tere-Liye:
Cinta yang besar, tanpa disertai komitmen dan kepercayaan, maka ia hanya akan menelan diri sendiri. 
Cinta tanpa disertai kepercayaan, maka ibarat meja kehilangan tiga dari empat kaki-kakinya, runtuh menyakitkan. 
-Tere Liye- "Percayakah Kau Padaku?"

Kau tahu, kenapa anak-anak kecil selalu tertawa ketika tubuhnya diayunkan oleh kita, orang dewasa?
Karena mereka percaya bahwa kita tak akan pernah menjatuhkan mereka ke tanah.
Begitu pula dengan kepercayaan kita terhadap Yang Maha Kuasa.
Kita tak mampu melihat-Nya, namun kita tetap meyakini dan mempercayai kehadiran-Nya dalam lubuk hati.
Itulah tanda cinta yang abadi.
Cinta itu tak akan rapuh tatkala kepercayaan masih ada. -An-
"If you're believe. There is a hope." -Asada Sensei- 

Read Users' Comments (2)

2 Response to "Cinta Itu Kepercayaan"

  1. JIM, on 19 Juni 2014 14.45 said:

    cinta memang berawal dari sebuah rasa percaya, dan memang seharusnya begitulah cinta kita kepada-Nya, dengan mempercayai sepenuh hati.. :)
    wah, asyik nih mbak An, jalan2 terus... :)

  2. Ania Maharani, on 20 Juni 2014 08.54 said:

    Yap.. Setuju :)
    Rasa percaya (iman) ditanamkan dalam hati, diucapkan lewat lisan, dan diamalkan dalam perbuatan

    Alhamdulillah... diberi kesempatan kepada Allah untuk menjelajahi bumi-Nya.

Posting Komentar

Thanks for reading
^________^

 
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver