Pemeriksaan Feces_Makroskopis dan Mikroskopis

PEMERIKSAAN TINJA (FAECES)

Dalam keadaan normal tinja yang dikeluarkan ± 150 gram per hari.  Warnanya kuning sampai coklat, lunak atau berbentuk Reaksi netral terdiri dari ± 78% air dan ± 22% bahan kering.  Banyak terjadi perubahan-perubahan dan semuanya itu tergantung pada bahan makanannya.
Jika akan memeriksa tinja pilihlah selalu bagian dari tinja itu yang memberi kemungkinan sebesar-besarnya untuk menemukan kelainan, umpamanya: bagian yang bercampur darah atau lendir dan sebagainya.  Oleh karena unsur-unsur patologik biasanya tidak terdapat merata, maka hasil pemeriksaan mikroskopik tidak dapat dinilai derajat kepositifannya dengan tepat, cukup diberi tanda  - (negatif), +, ++, atau +++ saja.

WARNA

Warna tinja yang dibiarkan pada udara menjadi lebih tua karena terbentuknya lebih banyak urobilin.  Warna tergantung dari bahan makanan yang dimakan.  Normal kuning sampai coklat dan bila banyak makan dedaunan berwarna hijau.  Faeces yang berwarna abu-abu sampai putih seperti dempul menunjukkan tentang adanya sesuatu kelainan penyakit hati, tetapi warna abu-abu mungkin juga terdapat pada penderita yang mengalami pemeriksaan radiologik dengan menggunakan garam barium.  Warna merah muda coklat atau hitam tidak selalu menunjukkan adanya suatu kelainan tetapi mungkin juga disebabkan karena makanan atau obat-obatan.


KONSISTENSI
Tinja normal agak lunak dengan mempunyai bentuk.  Tinja yang cair seperti bubur atau tajin adalah selalu patologis.  Juga lembek seperti  spon dapat mengandung protozoa blastocyste, yeast sel dan lain-lain.  Cair dan bergas dijumpai pada gastroenteritis oleh Salmonella dan lain-lain.  Cair seperti tajin dijumpai pada penyakit cholera.  Tinja yang berlendir dan berdarah terdapat pada penyakit dysentri bacillair.  Adanya lendir berarti rangsangan atau radang dinding usus.  Kalau lendir berarti rangsangan atau radang dinding usus.  Kalau lendir itu hanya terdapat di bagian luar tinja letaknya rangsangan itu mungkin usus besar.  Kalau bercampur baur mungkin di usus kecil.

BAU

Normal tinjau berbai indol, skatol H2S dan lain-lain.  berbau busuk asam bisa disebabkan oleh asam lemak yang menguap.  Akibat dari terjadinya gas dari gula-gula dimana reaksinya selalu asam.  Berbau busuk disebabkan oleh protein yang tidak cerna dan dirombak oleh kuman-kuman, karena dalam usus terjadi pembusukan.  Reaksinya biasa alkalis.

MIKROSKOPIS

Pada pemeriksaan mikroskopis maksud terpenting adalah mencari telur cacing dan protozoa (terutama amoeba).  Untuk melihat telur cacing pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan larutan NaCl 0,85 % tapi lebih sering digunakan larutan Eosin 1 – 2 %.  Untuk mencari protozoa sering dipakai larutan Eosin 1 – 2 % atau juga larutan Lugol 1 – 2 %.
Sediaan hendaknya tipis agar unsur-unsur jelas terlihat dan dapat dikenal, meskipun begitu selalu akan dijumpai unsur-unsur yang telah rusak sehingga sukar/tidak mungkin lagi diidentifikasi.

CARA PEMERIKSAAN TELUR CACING DAN PROTOZOA

Alat-alat:
1.      Mikroskop
2.      Kaca sediaan (kaca obyek)
3.      Lidi
4.      Kaca penutup
5.      Botol berlisol

Reagen :
NaCl          0,85 % atau
Eosin          1 – 2 % atau
Lugol         1 – 2 %

Pelaksanaan :
1.         Siapkan kaca sediaan yang bersih dan kering
2.         Tetesi 1 tetes larutan NaCl atau Eosin
3.         Dengan ujung batang lidi ambil sedikit tinja yang akan diperiksa.
4.         Tinja tadi diaduk-aduk dengan lidi tersebut dalam tetesan larutan sampai diperoleh suspensi yang tipis dan rata.  Bagian-bagian yang keras seperti serabut-serabut atau pasir dibuang.
5.         Tutuplah sediaan dengan kaca penutup
6.         Lidi bekas buang ke botol berlisol
7.         Periksalah sediaan di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 x atau 40 x.

CARA PEMERIKSAAN TELUR CACING DENGAN CARA PENGAPUNGAN

Alat-alat:
1.      Mikroskop
2.      Rak tabung reaksi
3.      Tabung reaksi kapasitas 10 ml.
4.      Lidi
5.      Pipet Pasteur
6.      Kaca Penutup
7.      Kaca sediaan
8.      Pinset
9.      Botol berlisol

Reagen:
1.      Larutan NaCl 0,85 %
2.      Larutan NaCl jenuh (35,8 gr NaCli, 100 ml aquades)

Pelaksanaan:
1.      Buatlah emulsi dari sedikit tinja dengan air garam fisiologis ± 10 ml, dalam tabung reaksi.
2.      Pindahkan ke tabung reaksi lain, dan tambahkan larutan garam jenuh sampai tabung tersebut penuh hingga pinggirnya.  Telur cacing akan mengapung di permukaan. Diamkan 30 menit.
3.      Kaca penutup dipegang dengan pinset disentuhkan pada permukaan larutan tersebut lalu ditaruh dengan sisi yang telah basah di atas kaca sediaan.
4.      Lihat di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 x atau 40 x.


PEMERIKSAAN PARASIT-PARASIT USUS

Amoeba :
-          Entamoeba Histolytica
-          Entamoeba Coli
-          Entaomeba Tenuis
-          Endolimax Nana
-          Endolimax Williamsi
-          Dientamoeba Fragilis

Flagellata:
-          Giardia intestinalis
-          Trichomonas intestinalis
-          Chilomastiz mesnili

Ciliata:
-          Balantidium Coli

Lain-lain saprofit :
-          Blastocystis hominis

Cel-cel dari yeast (sering tertukar dengan blastocystis).

MACAM-MACAM TELUR CACING

-          Ascaris lumbricoides
-          Trichiuris trichiura
-          Oxyuris vermicularis
-          Amcylostoma duodenale
-          Taenia Saginata
-          Taenia Solium
-          Dibothriocephalus latus
-          Schistosoma Yaponicum
-          Schistosoma Mansoni
-          Schistosoma Haematobium
-          Strongiloides stercoralis

CACING-CACING SENDIRI

-          Ascaris lumbricoides
-          Trichocephalus dispar
-          Oxyuris vermicularis
-          Ancylostoma duodenale
-          Taenia Saginata
-          Taenia Solium

ASCARIS LUMBRICOIDES (CACING GELANG)

Cacing dewasa

a.     Cacing jantan:
-             Bentuk panjang dan bulat
-             Ekor melengkung
-             Ukuran: 15 – 31 cm x 2 – 4 mm
-             Mempunyai spiculum
b.     Cacing betina:
-             Bentuk panjang dan bulat
-             Ekor lancip
-             Ukuran : 20 – 45 cm x 3 – 6 mm
-             Mempunyai vulva yang letaknya 1/3 atas tubuhnya

Telur

a.     Telur fertil (telur yang dibuahi)
-             Bentuk bulat dan oval
-             Ukuran : 45 – 75u cm x 35 – 50 u
-             1. Dinding bergerigi
2.  Berisi cel / larva
b. Telur infertil (telur yang tidak dibuahi)
-             Bentuk lonjong panjang
-             Ukuran : 88 – 94u x 40u
-             1.   Dinding halus bergerigi sedikit
2.  Berisi granula

Penyakitnya disebut Ascariasis
Gejala klinik :
-          Gangguan pencernaan makanan
-          Anaemi
-          Gangguan alat pernapasan


OXYURIS VERMICULARIS (CACING KREMI)

Cacing dewasa

a.     Cacing jantan:
-          Bentuk bulat panjang
-          Ukuran: 2 – 5 mm x 0,1 – 0,2 mm.
Mempunyai:
1.      Pembesaran kepala
2.      Spiculum
3.      Ekor melengkung
b.     Cacing betina:
-          Bentuk bulat panjang
-          Ukuran: 8 – 13 mm x 0,3 – 0,5 mm.
Mempunyai :
1.      Pembesaran kepala
2.      Vulva terletak 1/3 bagian tas tubuh.
3.      Ekor lancip

Telur

-          Bentuk oval bulat
-          Dinding kanan dan kiri tidak sama (asymetris)
-          1.  Dinding telur berlapis 2 dan tipis
-          2.   Berisi larva
-          3.   Ukuran : 50 – 60u x 20 – 30u.

Penyakitnya disebut Oxyuriasis
Gejala klinik:
-          Gangguan pencernaan makanan
-          Gatal-gatal didubur (pruritis ani)
-          Vaginitis, salphingitis
-          Anaemi

TRICHIURIS TRICHIURA (CACING CAMBUK)

Cacing dewasa

a.     Cacing jantan
-          Bentuk bulat panjang dan seperti cambuk
-          Ukuran: 30 mm – 45 mm
1.      Yang berbentuk cambuk 3/5 dari tubuhnya dengan isi oesophagus.
2.      Yang membesar 2/5 dari tubuhnya dengan isi usus dan alat-alat kelaminnya.
3.      Mempunyai spiculum
4.      Ekor melengkung


b.     Cacing betina
-          Bentuk bulat panjang dan berbentuk cambuk
-          Ukuran : 30 mm – 50 mm
1.      Yang berbentuk cambuk 3/5 dari tubuhnya dengan isi oesophagus.
2.      Yang membesar 2/5 dari tubuhnya dengan isi usus dan alat-alat kelaminnya.
3.      Mempunyai vulva
4.      Ekor runcing.
Telur :
-          Bentuk seperti tempayan
-          Mempunyai 2 buah tutup pada kedua ujung kutub.
-          Dinding berlapis dua (2)
-          Berisi sel telur / larva

Penyakitnya disebut Trichiuriasis
Gejala klinik:
-          Memberikan gejala dycentri (dyare, darah, lendir)
-          Gangguan pencernaan makanan


ANCYLOSTOMA DUODENALE (CACING TAMBANG)

Cacing dewasa

a.     Cacing jantan:
-       Bentuk bulat panjang seperti huruf C
-       Ukuran : 8 – 11 mm x 0,4 – 0,5 mm.
Mempunyai :
1.   Alat mulut dengan gigi 2 pasang di depan.
2.   Bursa copulatrix yang melebar
3.   Spiculum sejajar

Read Users' Comments (5)

5 Response to "Pemeriksaan Feces_Makroskopis dan Mikroskopis"

  1. SiswaIndo, on 11 Maret 2012 13.52 said:

    TerimAKASIH Mbak :) besuk mo praktikum aq

  2. An Maharani Bluepen, on 29 April 2013 11.25 said:

    hello, thanks for your visitting... :D
    what's your name?

  3. Anonim, on 30 April 2013 05.59 said:

    Howdy! I сould hаѵe sworn I've visited this web site before but after looking at a few of the articles I realized it's new
    tο me. Anyhow, I'm definitely delighted I found it and I'll be
    bοok-maгking іt and chеckіng baсk regularly!



    My wеb ѕіte :: Fettverbrennungsofen

  4. Anonim, on 1 Mei 2013 20.22 said:

    Hеy there, I think yоur blog might bе having broωser compatіbilіty issues.
    When I look at уour blog in Ie, іt lοoks
    fine but when opening in Inteгnet Еxplorer,
    it hаs some overlapping. I just wanted to give уou a quick heads up!

    Other then that, amazing blog!

    Herе is my site; next Page

  5. Anonim, on 4 Mei 2013 15.07 said:

    Wow, this paragraph is good, my ѕister iѕ analуzing these kinds of things, so
    I am going tо infοrm heг.

    Taκe a look аt my web blog - click through the up coming document

Posting Komentar

Thanks for reading
^________^

 
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver